[단편] Saengil Chukae, Dongwoon

Author : Karra Glow

Title : Saengil chukae, Dongwoon…

Main Cast :

  • Park Min Rae (OC)
  • Son Dongwoon B2ST as himself
  • Jang Hyunseung B2ST as himself

Other Cast :

  • Lee Gi Kwang B2ST as himself
  • Yoon Doojoon B2ST as himself
  • Yong Junhyung B2ST as himself
  • Yang Yo Seob B2ST as himself
  • S.H.E as S.H.E

Length : Oneshot

Genre : Comedy?

Disclaimer : All member B2ST and all member S.H.E are not my original character. They belong to themselves. Park Min Rae is my original character. ©Karra-Glow 2011 All rights reserved. Distribution of any kind is prohibited without the written consent of Karra-Glow.

Summary : Kami selalu bersama hingga akhirnya aku debut dengan member B2ST  yang lain. Tapi sampai kapanpun, persahabatan kami akan terus berjalan. Terima kasih, Park Min Rae. Sahabatku dan saudaraku. Seoul, South Korea, June 1st 2011

Min Rae membongkar-bongkar buku diary-nya yang tertumpuk di sudut kamarnya. Diary yang sudah ditulisnya sejak SD hingga masuk perguruan tinggi yang menyebabkan buku diary itu tidak ada 1 buah. Tapi berpuluh-puluh buah.

“Masak setiap tahun aku selalu memberi kue ulang tahun buatanku sendiri pada Dongwoon?” gerutu yeoja itu sambil membolak-balik buku diary-nya.

Diary itu merupakan kunci hidupnya selama ini. Tanpa buku itu, Min Rae pasti melupakan apa yang terjadi. Diary yang merupakan curahan hati dari Min Rae selama ini. Dan selalu berhubungan dengan Dongwoon. Tahu? Magnae B2ST.

Sejak kecil Min Rae dan Dongwoon berteman. Bahkan persahabatan mereka seperti sepasang kekasih. #author di gampol Kiwi. Selalu bersama. Berdua dimanapun berada kecuali saat tidur dan mandi. #plak  *readers : iyalah author…. Orang beda rumah!*

Min Rae membuang buku diary bersampul biru yang dipegangnya. “Aku menyerah. Aku tidak tahu apa yang diinginkan Woonie sekarang!” kata Min Rae pasrah sambil menelungkupkan kepalanya keatas meja belajar.

Yeoja itu memegang sebuah pigura. Di dalamnya terdapat sebuah foto. Foto dirinya dan Dongwoon yang merayakan kelulusan Godeunghakgyo. Rangkulan Dongwoon di bahunya membuat Min Rae tersenyum. “Kau sekarang sudah menjadi orang terkenal.” Kata Min Rae pelan.

Yeoja itu memalingkan wajahnya menatap sebuah bingkai foto lagi. Dimana Min Rae berada di tengah penuh dengan cairan berwarna cokelat seperti lumpur dan dikelilingi oleh Doo Joon, Gi Kwang, Yo Seob, Dong Woon, Hyun Seung dan Junhyung yang tertawa. Itu saat Min Rae ulang tahun.

“Apa yang akan kuberikan pada Dongwoon?” kata yeoja itu pelan. Perlahan matanya tertutup. Yeoja itu tertidur begitu saja diatas meja belajar.

= = = * * * = = =

Seoul, South Korea 2nd 2011

Min Rae menatap kamar Dongwoon yang terbentang di depannya. Rumah Dongwoon hanya bersebelahan dengannya. Rumah namja itu juga seperti rumah Min Rae. #author bakalan di cere ama Kiwi *readers : ganggu aja ne author*

Pandangan Min Rae tertuju pada sebuah seperangkat komputer yang diletakan di sudut ruangan kamar Dongwoon. ‘Siapa tahu namja itu menulisnya di dalam komputer itu.’ Gumam Min Rae sambil menyalakan komputer milik Dongwoon.

Sedetik kemudian yeoja itu mulai mengutak-atik komputer milik Dongwoon yang ternyata di beri password. “Argh! Namja menyebalkan!” kata Min Rae kesal sambil mematikan komputer Dongwoon.

Yeoja itu kemudian membuka-buka lemari milik Dongwoon. Tatapannya terpaku pada selembar foto yang ditempel di belakang pintu lemari baju milik Dongwoon.

“S.H.E.??” Tanya Min Rae tidak yakin. Yeoja itu terdiam cukup lama. “Gurrae!!! Woonie menyukai S.H.E.!” Kata Min Rae dengan senyum lebar.

Min Rae buru-buru keluar kamar Dongwoon. Yeoja itu langsung pulang ke rumahnya untuk memikirkan sesuatu.

= = = & & & = = =

Still in Seoul, South Korea, June 2nd 2011

“Hyung, apa kita akan memberi surprise pada Woonie?” Tanya Yo Seob dengan suara pelan.

Doo Joon mengangkat bahunya. “Mollayo. Aku juga bingung mau memberi apa. Biasanya Min Rae yang membuat kue dan kita yang menyiapkan pesta kejutan.” Kata Doo Joon pelan sambil melirik Dongwoon yang sedang bermain psp.

“Dan sampai sekarang yeoja perusuh itu tidak menghubungi kita?” Tanya Hyun Seung kesal.

“Kalian membicarakan Min Rae?” Tanya Dongwoon disela-sela bermainnya. Para hyung-nya menoleh kearahnya dan memberikan tatapan : emang-siapa-lagi-yeoja-perusuh-yang-kita-kenal-bersama? “Min Rae bukan perusuh. Dia yeoja yang baik.” Bela Dongwoon #author dijitak ama Kiwi.

“Dia selalu merusuh dimanapun kita berada, bukan?” Tanya Hyun Seung kesal sambil duduk di samping Yo Seob.

Annyeong!” pekik seorang yeoja sambil menjeblak *?* pintu dorm B2ST yang membuat keempat namja yang sedang berkumpul di ruang depan menoleh kaget.

“Apa kubilang. Dia yeoja perusuh.” Komentar Hyun Seung pelan.

Min Rae nyengir pada tiga namja yang sudah dianggap oppa-nya itu. Yeoja itu duduk disamping Doo Joon yang menyuruhnya duduk di sampingnya. “Aku punya usul.” Kata Min Rae pelan.

Doo Joon dan Yo Seob memperhatikan dengan serius. Hyun Seung yang walaupun terlihat cuek dengan membaca majalah, namun telinganya terpasang untuk mendengar usul Min Rae.

Min Rae baru saja buka mulut saat Junhyung memasuki dorm dengan berkoar-koar. “Ya! Sepatu siapa yang meninggalkan jejak kotor?” omelnya yang membuat Min Rae nyengir sambil mengangakat tangan kirinya.

Dongwoon yang asyik bermain psp dan mendengar keributan itu hanya mampu tersenyum. Sudah biasa Junhyung mengomel karena sepatu kotor Min Rae. Sudah biasa Hyun Seung mengomel karena sikap konyol Min Rae yang seperti Yo Seob. Sudah biasa Doo Joon memperlakukan Min Rae seperti dongsaengnya sendiri. Sudah biasa Gi Kwang memperlakukan Min Rae sebagai rival ketika bermain game. Sudah biasa Min Rae dan Yo Seob melakukan hal-hal konyol untuk mengerjai Gi Kwang. #author di gorok ama Kiwi.

“Oppa, bisakah kau bawa Woonie keluar. Aku tidak ingin dia mendengar pembicaraan ini.” Kata Min Rae sambil mengedip-ngedipkan matanya pada Hyun Seung yang langsung mencibir karena kesal. Selalu saja dia yang harus berkorban.

Hyun Seung langsung beranjak. Dia tahu menyerang Min Rae akan membuat kelima namja yang tinggal bersamanya akan membela yeoja perusuh itu. “Oi, magnae!” panggil Hyun Seung yang membuat Dongwoon mendongak sekilas dan asyik bermain game lagi. “Temani aku keluar.” Kata Hyun Seung cuek.

“Kau ini sudah besar masih minta ditemani.” Komentar Dongwoon cuek. Namja itu kembali berkutat dengan psp-nya.

“Oi!” teriak seorang namja yang berada di kamar atas. Semua mata tertuju sesosok yang dengan rambut acak-acakan keluar dari kamar. “Siapa yang melihat psp-ku?” Tanya Gi Kwang dengan suara parau.

Dongwoon kelabakan saat semua telunjuk tertuju padanya. “Disini, hyung.” Kata Dongwoon sambil nyengir dan meletakkan psp milik Gi Kwang diatas meja dan ngacir bersama Hyun Seung.

Setelah benar-benar yakin Dongwoon dan Hyun Seung pergi, Min Rae mulai menjalankan aksinya. “Begini… kita semua tahu Woonie menyukai girl band dari Taiwan bernama S.H.E., bukan?” Tanya Min Rae pelan.

“Lalu?” Tanya Gi Kwang yang duduk di samping Yo Seob menggantikan posisi Hyun Seung.

“Bagaimana kalau kita mempertemukan Woonie dengan S.H.E?” Tanya Min Rae pelan.

“Kau pikir semudah itu?” Tanya Junhyung sambil menimpuk kepala Min Rae menggunakan makanan ringan yang baru saja dia beli. #author aduin ke Kiwi biar gantian di timpuk sepatu noh.

“Ye, kau pikir semudah itu bertemu dengan member S.H.E.?” kata Yo Seob yang sudah mulai serius.

Min Rae menggembungkan pipinya. “Biar aku yang berusaha menemui mereka. Dengan syarat, ada salah satu diantara kalian yang menemaniku selama di Taiwan!” kata Min Rae yang membuat empat namja di depannya saling pandang.

= = = * * * = = =

Taipei, June 3rd 2011

Hyun Seung berkali-kali menarik Min Rae yang tatapannya selalu beralih dari satu tempat ke tempat lain. Membuat namja itu semakin kesal. “Kau ini bisa diam tidak?” omel Hyun Seung kesal. #maaf ya Kiwi, saia selingkuh ama Seungi dulu *readers : nggak penting banget ne author*

Min Rae nyengir dengan khas. “Jarang sekali aku bisa ke Taipei. Bagaimana kalau kita mencicipi makanan khas Taipei?” Tanya Min Rae sambil mengelus-elus perutnya dengan gerakan lucu.

Hyun Seung menjitak kepala Min Rae. “Kita disini untuk bertemu dengan S.H.E., Arra? Bukan untuk liburan!” kata Hyun Seung yang mulai sewot.

“Kalau tau kau ini namja cerewet, aku tidak ingin pergi denganmu!” komentar Min Rae kesal sambil melangkahkan kakinya menuju gedung HIM Production. Manajemen tempat S.H.E bernaung.

Hyun Seung yang kesal hanya mampu mengikuti langkah Min Rae. Yeoja itu sudah berada di resepsionis. Dengan bahasa Mandarin yang campur aduk dengan bahasa Korea, yeoja itu disuruh menunggu manager S.H.E. di lobby.

Min Rae mendatangi Hyun Seung yang sudah duduk dengan manis di loby. “Eottoeke?” Tanya Hyun Seung penasaran.

Min Rae memalingkan wajahnya. Yeoja itu masih kesal dengan sikap Hyun Seung. Dengan cueknya dan tidak memperdulikan reaksi Hyun Seung, Min Rae mengeluarkan mp4-nya untuk mendengarkan musik.

Seorang namja menghampiri Min Rae dan Hyun Seung. Mungkin tahu Min Rae dan Hyun Seung orang Korea,namja itu menggunakan bahasa Korea yang sangat lancar seperti jalan tol kalo pas sepi. *?*

“Annyeong. Ada yang bisa aku bantu?” Tanya namja itu yang ternyata adalah manager S.H.E..

Min Rae melepas earphone-nya. Yeoja itu mengangguk. “Tolong ijinkan Selina, Hebe dan Ella untuk datang ke Seoul. Temanku sangat menyukai mereka. Dan sebentar lagi dia akan ulang tahun.” Kata Min Rae langsung to the point.

Manager S.H.E. terlihat berpikir. “Kalian ini siapa? Berani mengundang artis dari sini?” Tanya namja itu.

“Saya personil B2ST. Hyun Seung. Dan magnae kami akan berulang tahun.” Kata Hyun Seung yang merasa kesal karena manager itu tidak mengenal B2ST. #Payah. *digampol*

“Kalian ini berani membayar berapa untuk kedatangan S.H.E?” Tanya manager itu.

Min Rae menghela nafas panjang. “Kau ini tidak kasihan? Temanku itu hidupnya tidak lama lagi. Mungkin ini ulang tahun terakhirnya!” kata Min Rae yang membuat Hyun Seung menoleh kearahnya dengan pandangan kaget.

Manager S.H.E. itu terdiam sambil memandang Min Rae. “Kotjimal!” kata manager itu sambil berlalu meninggalkan Min Rae.

Kali ini yeoja itu benar-benar menangis. Min Rae menjadi pusat perhatian orang-orang yang berlalu lalang di HIM Production dan membuat Hyun Seung menjadi risih. “Kkaja. Kita pulang. Mereka tidak ingin membantu kita.” Kata Hyun Seung yang mulai melunak.

Min Rae menggeleng sambil terus menggerutu. “Andwae! Aku ingin Selina, Hebe dan Ella menemui Woonie!” kata Min Rae disela-sela isakannya.

“Tapi mereka tidak memperdulikan kita sama sekali, arra? Kita kembali ke Seoul saja.” Kata Hyun Seung yang mulai kewalahan dengan sikap Min Rae.

Min Rae kembali menggeleng. “Andwae! Andwae! Hiks… hiks… hiks…” kata Min Rae yang mulai sesegukkan.

Hyun Seung yang mulai dikenali langsung menarik tangan Min Rae supaya meninggalkan tempat itu. Tapi langsung di tepis oleh Min Rae yang mulai melakukan aksi nekadnya. Yeoja itu berlari menaiki tangga dan berteriak-teriak seperti orang gila.

Hyun Seung menutup wajahnya dan berusaha mengejar Min Rae yang sudah dihadang oleh petugas keamanan. Min Rae berhenti meronta saat dilihatnya Selina dan Ella mendekatinya.

Jie-jie!” pekik Min Rae sesaat setelah tersadar. Selina dan Ella menoleh kearah Min Rae. Keduanya menyunggingkan senyum.

= = = * * * = = =

Seoul, South Korea. June 6 2011

Gi Kwang, Yo Seob dan Doo Joon sibuk membuat kue ulang tahun di dorm A Pink. Dengan di bantu oleh Cho Rong dan Na Eun. Dapur dorm A Pink benar-benar tidak beraturan sekarang. Semua tempat yang semula rapi kini menjadi seperti kapal pecah.

Yang jelas Junhyung tidak membantu. Kalau dia tahu dorm hoobae-nya seperti sekarang dia akan memarahi semua member B2ST dan A Pink secara bersamaan. Untung Junghyun dan Hyun Seung mengajak pergi Dongwoon. Entah pergi kemana. Min Rae seharian ini akan menunggu kedatang S.H.E yang berhasil dibujuknya.

“Kau terlalu banyak memberi tepung!” omel Cho Rong saat Gi Kwang memasukan tepung lagi ke dalam mixer yang akhirnya membuat namja itu berhenti menuangkan tepung.

Yo Seob berkali-kali mencolek adonan cokelat yang dibuat Nan Eun dan Doo Joon yang menyebabkan keduanya ngomel bersamaan.

= = = * * * = = =

Still in Seoul, South Korea. June 6 2011

Dongwoon merasa Min Rae melupakan hari ulang tahunnya karena seharian ini Min Rae tidak muncul di depannya dengan membawa kue ulang tahun. Malah para hyung-nya yang membawakan kue bersama hoobae-nya yakni member A Pink.

Dong Woon merebahkan kepalanya diatas tempat tidurnya. Namja itu menutup wajahnya menggunakan lengan. “Kau sekarang tidak memperdulikanku lagi, Min Rae. Kau jahat!” kata Dongwoon kesal.

Zhu ni sheng ri kuai le…. Zhu ni sheng ri kuai le…. Zhu ni yong yuan kuai le…. Zhu ni sheng ri kuai le….” Suara beberapa yeoja menyadarkan Dongwoon. Namja itu melirik jam dinding yang terpasang di kamarnya. Setengah jam lagi hari ini akan selesai.

Suara petikan gitar mulai mengalun. Dongwoon yang penasaran berjalan keluar kamar. Saat pintu terbuka, dia kaget mendapati Selina, Hebe dan Ella berdiri di depannya sambil membawa kue ulang tahun.

“Saengil chukae hamnida… saengil chukae hamnida…. Saranghaneun uri Dongwoon…. Saengil chukae hamnida….” Dengan petikan gitar yang dimainkan oleh Min Rae dan dinyanyikan bersama oleh Doo Joon, Gi Kwang, Junhyung, Hyun Seung dan Yo Seob bersama.

Dongwoon masih terpaku dengan kedatangan member S.H.E. di depannya. Namja itu menangis karena terharu. Doo Joon langsung memeluk Dongwoon. “Wae… kenapa kau menangis?” Tanya Doo Joon sambil tertawa.

Dongwoon menghapus air matanya. “Aku tidak menyangka S.H.E. akan datang menyanyikan lagu Happy Birthday di hari ulang tahunku.” Kata Dongwoon terharu.

“Berterimakasihlah pada Min Rae. Dia yang memaksa S.H.E. datang ke Seoul.” Kata Gi Kwang sambil merangkul Min Rae yang tersenyum. #author curi2 kesempatan.

= = = * * * = = =

Seoul, South Korea. June 7 2011

Dongwoon memeluk Min Rae yang sedang bermain bersama Gi Kwang. “Gomawo.” Kata Dongwoon sambil mengacak-acak rambut Min Rae.

“Kau akan membuatku kalah!” komentar Min Rae yang masih fokus bermain balap motor bersama Gi Kwang.

“Tapi bagaimana kau bisa mengajak mereka kemari?” Tanya Dongwoon penasaran.

“Kami juga penasaran bagaimana kau bisa mengajak mereka? Hyun Seung bilang kau lagi-lagi membuat ulah di Taipei.” Kata Doo Joon pelan.

Min Rae menghentikan bermain game bersama Gi Kwang. Ditatapnya keenam member B2ST itu. “Mudah. Aku memberi tahu mereka kalau Woonie umurnya tidak panjang karena terkena kanker hati. Dan mereka akhirnya bersedia meluangkan waktu ke Seoul.” Kata Min Rae cuek.

Enam namja yang di depannya menatap Min Rae dengan pandangan takjub. Terlebih Dongwoon. “Aku terkena kanker hati? Kau ini tega sekali, Min Rae!” pekik Dongwoon kesal.

“Aku bercanda. Aku memohon pada mereka selama aku tinggal di Taipei sendirian. Dan mereka mengijinkanku untuk melakukan satu pekerjaan yang akhirnya aku bisa membawa mereka ke Seoul.” Kata Min Rae pelan.

“Pekerjaan?” Tanya Yo Seob semakin penasaran.

Min Rae mengangguk. “Rahasia.” Kata Min Rae sambil menjulurkan lidahnya.

= = = * * * = = =

Taipei, June 5, 2011

Min Rae berlutut di depan Ella dan Hebe yang salah tingkah. “Jebal. Ku mohon. Sekali saja. Tolonglah aku untuk memberi kado teristimewa pada temanku.” Kata Min Rae yang mencampur adukan bahasa Korea dan bahasa Mandarin.

Hebe memandang Ella. “Tapi kami ada jadwal show pada hari itu.” Kata Ella sambil membantu Min Rae berdiri.

“Jebal. Kalian harus meluangkan waktu kalian pada hari itu.” Kata Min Rae yang lagi-lagi menangis.

Hebe menepuk bahu Ella dan mengangguk. Ella mengangguk. “Kami tidak bisa janji. Tapi akan kami usahakan.” Kata Ella.

Min Rae mengantupkan kedua tangannya. “Jebal.” Kata Min Rae pelan. Sudah habis tenaganya.

Hebe terlihat membisikan sesuatu pada Ella. “Baiklah. Kami akan datang asalkan kau mau melakukan satu hal.” Kata Ella.

Min Rae menatap Ella. “Mwo?” Tanya Min Rae. Ella ini lancar sekali berbahasa Korea.

“Tolong bantu kami untuk tampil di salah satu acara.” Kata Ella sambil tersenyum.

Min Rae memiringkan kepalanya heran. “Baiklah.”

= = = * * * = = =

Seoul, South Korea, June 7 2011

Gi Kwang menggeleng takjub. Yo Seob sama sekali tidak menyangka perjuangan Min Rae untuk membawa S.H.E. ke Seoul. Doo Joon menggelengkan kepalanya. Tidak menyangka Min Rae benar-benar nekad.

Dongwoon kembali memeluk Min Rae. “Gomawo! Kau benar-benar sahabatku!” kata Dongwoon senang.

“Apa kubilang! Lebih baik aku pulang lebih dulu daripada di permalukan disana!” kata Hyun Seung cuek.

“Lebih baik dia berani berbuat seperti itu. Hyung sendiri tidak mungkin mau melakukan itu.” Kata Yo Seob sambil menjulurkan lidahnya.

“Chamkamman!” kata Dongwoon yang sepertinya merasa ada yang ganjil. Semua mata tertuju padanya. “Bagaimana kau tahu aku menyukai S.H.E?” Tanya Dongwoon penasaran.

Min Rae nyengir. “Aku membuka lemari pakaianmu di rumah.” Kata Min Rae polos.

“SUDAH KU BILANG JANGAN SEMBARANGAN MASUK KE KAMARKU!!” Pekik Dongwoon kesal sambil mengejar Min Rae yang kabur.

“Kalau Min Rae jadi salah satu yeojachingu member B2ST ku yakin dalam hitungan detik, hubungannya tidak akan bertahan karena dia.” Komentar Hyun Seung yang di sambut anggukan dari yang lainnya.

= = = THE END = = =

Advertisements

26 thoughts on “[단편] Saengil Chukae, Dongwoon

  1. minominhomine♥ says:

    uyehhh … kiki kombekk …

    ada mba S.H.E

    hihihi … jadi inget jaman romantic princess .. ahhh wuchun
    #makin gajelas .. hahaha

    authorr ngeksisss .. hihihihi

    yampun si minrae jahatt banget deh .. boong ke managernya she kalo dongwoon lagi sakit keras ..
    kesian kesian kesian #ala upil ipil
    hehe

    ff-nya sweett .. suka suka suka suka suka sukaaa

    eh tapi dongwoon beneran suka she ga sih??

    ayoo cepetan post yg junhyung yahhh

  2. djiulie says:

    hwaaa..
    minrae nya gila bangettt!!!
    lucu2…
    segitu relanya demi dongwoon..
    yang bego waktu ngomong ke manajernya SHE klo dongwoon umurnya udh ga panjang lagi..
    wkwkwkwk..
    gila banget ni orang..
    sayang pekerjaan yang dikasih member SHE ke Minrae ga diceritainn..
    ToT

    but still, NICE FF!!
    XD

    • Karra says:

      wkwk. Iya djiu. Saya emang ga ceritain. Keke. Kalo diceritain ntar flash back lagi. Keke. Nah. Awal mulana disini ff yang aku bikin kmaren. Keke. Udah tmenan ma dongwoon, akrab ma member yang lain. Tapi saya emang ga jago pake original cast sh. Jadi rada aneh. Keke.

  3. rafizzsterna says:

    Woon… manis banget disini (menurutku).
    jarang-jarang dapat fanfiction beast yang pas di hati.
    eh, rada penasaran sama kalimat terakhir, | “Kalau Min Rae jadi salah satu yeojachingu member B2ST ku yakin dalam hitungan detik, hubungannya tidak akan bertahan karena dia.” Komentar Hyun Seung yang di sambut anggukan dari yang lainnya. | itu maksudnya apa?

Letter of Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s